Masyarakat Nilai Aparat Kepolisian Tebang Pilih Dalam Pemberantasan Perjuadian Di Kota Tanjungpinang

    0
    150

    Masyarakat menilai aparat kepolisian tebang pilih dalam pemberantasan perjuadian di Kota Tanjungpinang. Pasalnya, polisi hanya menangkap pemain saja, tidak sampai menyentuh ke bos besar.

    Kita menilai polisi tebang pilih, yang ditangkap hanya pemain, bos besar pengelola judi di Tanjungpinang berinisial Ah di Jalan Tambak dibiarkan,” ujar Aliman, salah seorang warga, menanggapi penggerebekan judi sie jie beberapa waktu lalu, Sabtu (21/4/2018),

    Sampai saat ini, tambah Aliman, judi sie jie di bawah pengelolaan Ah masih terus beroperasi, dan tidak pernah diamankan aparat polisi. “Jika mau mengamankan, harusnya semua diberangus, sehingga tidak terkesan tebang pilih,” sebutnya lagi.

    Bahkan, tambah warga yang juga mengaku sebagai pengurus masjid ini, penangkapan 15 pemain judi sie jie di sejumlah tempat yang dilakukan polisi, bertolak belakang dengan pembiaran lokasi perjudian kim dan rolex di Pujasera Bintan Center, yang persis berada di depan Kantor Polsek Tanjungpinang Timur.

    “Kalau mau ditertibkan, harusnya polisi juga tidak membiarkan perjudian di depan kantornya,” tukas Aliman.

    Sementara Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, dan Kasat Reskrim AKP Dwiatmoko yang dikonfirmasi terkait sorotan dan tanggapan masyarakat itu, enggan memberikan jawaban.

    Uapaya konfirmasi melalui pesan Whatsapp ke handphone Kapolres dan Kasat Reskrim, juga belum membuahkan hasil.

    Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang membekuk 15 tersangka judi sie jie Hongkong dan Singapura di 4 lokasi berbeda dan waktu yang berbeda, akhir pekan lalu.

    Ke-15 tersangka, yakni ML (33), HL (45), FR (40), MI (38), BA (42), HA (39), AN (45), AS (45), dan RI (47), SA (40), IR (51) dan SY (38), JU (41), SU (57), dan SL (67).

    Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno mengatakan, para tersangka ditangkap dari lokasi berbeda-beda berdasarkan informasi dari masyarakat.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here